cerita kelam minggu sore

Hari minggu (14/6) kemaren mama papa dan beberapa sodaranya, yang tak lain adalah tante dan budeku, berencana pergi ke kasongan karna sepupu jauh ada yang abis khitanan. Berhubung aku sedang dalam masa ujian semester, jadinya aku ngga boleh ikut (lagian juga males), adekku yang cowo, Rafdi, juga males ikut, jadilah kita berdua di rumah. Nah tiba mentungul 2 orang followerku (baca:sepupuku), si Lintang dan Almas. mereka berdua ini tadinya mau ikutan ke kasongan, tapi berhubung sang trendsetter (baca:agustha dyahayu dewinta) tidak ikut, maka mereka memutuskan untuk tinggal di rumahku saja.

Singkatnya, hari udah mulai sore dan udara terasa sangat gerah. Kitapun memutuskan ngobrol-ngobrol di teras. Tapi ternyata Almas kebelet pipis, jadi dia mampir dulu di kamar mandi sedangkan aku, Rafdi dan Lintang ke teras duluan. di teras kami ngobrol ngobrol ngga jelas, nyanyi-nyanyi, nari chacha, salto, poco-poco, ballet (kok kayak sanggar tari) . Ya intinya kami bergembira ria. Tiba-tiba suasana mencekam muncul dan terjadi dialog kira-kira seperti ini :

Lintang (L) : Mbak, kamu denger suara orang triak-triak nggak ?
Winta (W) : (diam , mencoba mendengar suara yang dimaksud)
Rafdi (R) : Iya mbak kayak ada yg triak-triak
L : Ada suara orang nggedor-nggedor pintu segala
W : (mulai merinding disko) iya po ?
R : Iya mbak
L : Kayaknya dri dalem rumah deh mbak
W: (Otak udah mulai mikir yang macem-macem, secara orang penakut gitu) Jangan-jangan rumah kita da hantunya dek
L : Tapi aku kayak kenal suaranya
W : ha ?
Tiba-tiba Lintang berlari ke dalam rumah dan berteriak dari dalam rumah .
...
L : MBAK WINTA ! MAS RAFDI ! ALMAS KEKUNCI DI KAMAR MANDI !
W & R : hiahahahahaha
W : kirain suara apaan .
Aku dan Rafdi langsung masuk ke dalam rumah dan mencoba memberi penyelamatan . Bagaikan seorang baywatch , aku dengan tenagaku yang sebesar tikus curut mencoba membuka pintu kamar mandi. Ternyata pintu kamar mandi tak bergeming sedikitpun ! Sementara itu ,,
Almas : MBAK AKU KEKUNCIAN ! BUKAIN ! (nggedor-nggedor pintu dari dalem, suaranya udah mulai panik & kayak orang mau nangis)
W : (mencoba menenangkan) tenang saudaraku, ada kami disini (padal ya mau mbuka aja gagal)
Lalu mataku tertuju pada daun pintu kamar mandi, AHA ! ternyata pintu itu dikunci dari dalem , pantes aja mau coba dibuka ngga bisa -..-
W : ALMAS ! itu kuncinya kamu puter dulu !
A : Puternya ke kanan apa ke kiri mbak ?
W : emm , ngga tau .
jegleer . parah tenan iki penyelamat e .
Tiba-tiba adekku yang intelejensinya setingkat sama bokong babi berkata
R : ke kiri mas KE KIRI !
Terdengar bunyi CKLIK .
Aku nyoba lagi buka pintu kamar mandi.
...
...
BERHASIL ! BERHASIL ! BERHASIL HOREEE ! LOLISIMO ! BERHASIIIIIL !

Keluarlah sesosok Almas dari kamar mandi. Wajanya tak seperti dulu lagi, tampak lemah, letih, lesu, lunglai, pucat pasi, gundah gulana, morat marit, pating pecotot, porak poranda, mengharu biru, ya kurang lebih seperti itu.

W : Mas, ngapa e kamu kok ketoke lemes banget ? kan cuma kekunci bentar to .
A : Lha aku kemaren di rumah habis kekunci di kamar mandi setengah jam e mbak .
W, R & L : HIAHAHAHAHAHA .almas pekok hiahahahaha


Nah setelah Almas pulang aku baru mikir kenapa Almas bisa kekunci di kamar mandi ? Kenapa pintu kamar mandi bisa dalam keadaan terkunci padahal Almas tidak merasa menguncinya ? Karena jiwa rasa ingin tahuku sangat membuncah, maka aku berfikir keras bagaikan detective conan, dan inilah analisaku :
Jadi ketika masuk ke kamar mandi pintu kamar mandi sudah dalam keadaan terkunci (entah siapa oknum yang melakukannya), lalu ketika Almas menutup pintunya, pintu kamar mandi akan secara otomatis terkunci TANPA Almas sadari.

NB : cerita ini berdasarkan kisah nyata dengan ditambah sedikit gula, garam, dan mrica bubuk.

Comments

Popular posts from this blog

HEARTS ♡♧♢♤

:'(